Mareri 1

Pemateri:bpk.Ainun Najib

Tema:PERGURUAN TINGGI DI ERA DIGITAL DAN REVOLUSI INDUSTRI


1. *Pembelajaran Digital*: E-learning, MOOC, dan webinar bikin pendidikan lebih fleksibel dan inklusif.

2. *Kurikulum Teknologi*: Integrasi AI, big data, IoT, plus program studi yang sesuai kebutuhan industri 4.0.

3. *Keterampilan Baru*: Fokus pada otomasi, robotika, analitik data, serta soft skills seperti kreativitas & kolaborasi.

4. *Infrastruktur Digital*: Broadband cepat, lab virtual, dan kampus digital untuk mendukung penelitian & pembelajaran.

5. *Kemitraan Global*: Kerja sama dengan institusi internasional, perusahaan, dan startup untuk riset & inovasi.

6. *Evaluasi Data*: Learning Analytics untuk monitor kemajuan mahasiswa dan pengambilan keputusan berbasis data.

7. *Pusat Inovasi*: Perguruan tinggi jadi tempat inovasi teknologi, pengembangan startup, dan inkubator bisnis.


*Intinya*: Perguruan tinggi harus adaptif untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi era perubahan cepat. 🚀



Materi 2

Pemateri:prof.Dr.Haryono Umar SE.,Ak.,MSc.,

Tema:GENERASI MUDA BERINTEGRITAS ANTI KORUPSI 

   

         Korupsi adalah kanker yang merusak bangsa, menghambat pembangunan, dan menghancurkan kepercayaan publik. Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan untuk menciptakan Indonesia yang bebas korupsi.


### Mengapa Generasi Muda Penting?

1. *Masa Depan Bangsa*: Mereka adalah calon pemimpin yang menentukan arah bangsa.

2. *Energi & Inovasi*: Kreativitas dan penguasaan teknologi dapat menciptakan solusi anti korupsi.

3. *Pola Pikir Kritis*: Generasi muda cenderung idealis dan terbuka untuk menantang budaya korupsi.

4. *Agen Perubahan*: Mereka memiliki kepentingan mewarisi Indonesia yang lebih baik.


### Integritas: Senjata Utama

Nilai-nilai utama yang harus dimiliki:

- *Kejujuran*: Tidak kompromi dengan kebohongan.

- *Konsistensi*: Selalu sejalan antara kata dan perbuatan.

- *Tanggung Jawab*: Menjalankan tugas tanpa pamrih.

- *Keadilan*: Tidak memanfaatkan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.

- *Keberanian*: Menolak suap dan melaporkan penyimpangan.

- *Kemandirian*: Berjuang tanpa fasilitas tidak sah.


### Langkah Nyata Generasi Muda

1. *Mulai dari Diri Sendiri*:

    - Jujur dalam hal kecil, menolak pungli, dan hidup sederhana.

2. *Edukasi dan Kesadaran*:

    - Belajar tentang dampak korupsi, berdiskusi, dan bergabung dengan komunitas anti korupsi.

3. *Pemanfaatan Teknologi*:

    - Gunakan media sosial untuk pengawasan, akses informasi publik, dan kembangkan solusi digital.

4. *Pengawasan Partisipatif*:

    - Awasi anggaran lingkungan, gunakan hak pilih dengan bijak, dan ikut forum pembangunan.

5. *Menjadi Contoh*:

    - Tunjukkan prestasi tanpa korupsi, berkarya untuk bangsa, dan dukung sesama pemuda.


### Tantangan yang Dihadapi

- Budaya koneksi dan jalan pintas.

- Ketidakpastian ekonomi dan persaingan kerja.

- Pengaruh lingkungan yang tidak mendukung integritas.

- Rasa takut melapor tindak korupsi.


### Kesimpulan

Generasi muda adalah kunci perubahan untuk Indonesia bebas korupsi. Dengan integritas, kesadaran, dan aksi nyata, mereka dapat menjadi garda terdepan melawan korupsi. Mari bersatu, bangun integritas, dan jadilah pahlawan anti korupsi masa kini!


*"Indonesia bebas korupsi bukan mimpi, tapi tujuan yang bisa diraih dengan integritas generasi muda."* 


Materi 3 

Pemateri:KH Ma'ruf khozin-PWNU jatim

Tema:Mencetak mahasiswa unusa sebagai generasi Aswaja annahdlliyah

  


Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) memiliki peran penting sebagai penerus tradisi keilmuan dan keagamaan *Aswaja An-Nahdliyah*, yang berlandaskan moderasi, toleransi, keseimbangan, dan kemaslahatan.


### Karakteristik Aswaja An-Nahdliyah

- *Ahlusunnah wal Jama'ah*: Mengikuti salafus shalih dengan berpegang pada Al-Qur'an, Hadis, Ijma, dan Qiyas.

- *Ke-NU-an*: Moderat (tawassuth), toleran (tasamuh), dan mengutamakan fiqih sosial.


### Peran Mahasiswa UNUSA

1. *Penjaga Tradisi Keilmuan*: Mengkaji kitab klasik NU seperti _Ta'limul Muta'allim_ dan _Fathul Qorib_ dengan pendekatan kontekstual.

2. *Agen Moderasi*: Menolak radikalisme, membangun dialog antaragama, dan menyebarkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.

3. *Pejuang Kemaslahatan Sosial*: Aktif dalam pemberdayaan masyarakat, advokasi isu kemanusiaan, dan kegiatan sosial.

4. *Inovator dalam Tradisi*: Mengadaptasi nilai Aswaja dalam teknologi, menyelesaikan masalah kontemporer, dan mempopulerkan budaya lokal.


### Implementasi di Kampus

- *Kurikulum*: Pendidikan Agama Islam, Ke-NU-an, dan Aswaja An-Nahdliyah sebagai mata kuliah wajib.

- *Kegiatan Kemahasiswaan*: Kajian kitab, PMII/LSO, festival budaya NU, dan keterlibatan dalam kegiatan PBNU/PWNU.


### Tantangan

- *Globalisasi dan Radikalisme*: Menjaga identitas Aswaja di tengah pemikiran ekstrem.

- *Disrupsi Digital*: Menyebarkan narasi moderat di ruang maya.

- *Relevansi Pemuda*: Membuktikan bahwa Aswaja adalah solusi bagi masalah modern.


### Kesimpulan

Mahasiswa UNUSA adalah generasi harapan yang bertugas:

1. Menginternalisasi nilai Aswaja dalam kehidupan pribadi.

2. Mengamalkan prinsip moderasi dan toleransi dalam masyarakat.

3. Mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.

Sebagai kader peradaban, mahasiswa UNUSA adalah penghubung antara warisan ulama Nusantara dan masa depan Indonesia yang adil, beradab, dan Islami. *"Nguri-uri yang shalih, ngembangke yang Aswaja."*


Link temen:#https://fridayutami.blogspot.com/2025/09/digital-portfolio-kegiatan-ilmiah-hari_2.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini